Tetap Tampil Stylish Di Bawah Terik Matahari: Tips Memilih Jaket Anti-UV
Musim kemarau mendatang, cuaca di Indonesia semakin terik dan panas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG ) menyatakan bahwa suhu panas di beberapa wilayah provinsi di Indonesia mencapai 36℃ pada bulan Mei lalu. Paparan panas berlebih dari sinar matahari dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, heat exhaustion, heat syncope, heat stroke, hingga penyakit kulit karena adanya sinar ultraviolet. Hal ini tentu bisa dicegah, misalnya dengan menggunakan uv protection . Akhir-akhir ini sudah banyak masyarakat yang aware dengan bahaya paparan sinar uv dengan mulai memakai tabir surya, seperti sunscreen dan body lotion yang mengandung SPF. Namun, tidak cukup apabila hanya menggunakan tabir surya. Perlu adanya proteksi fisik tambahan, seperti menggunakan jaket atau payung. Jaket Anti-UV menjadi pilihan yang sedang digemari akhir-akhir ini karena dianggap efektif untuk menangkal panasnya matahari. Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli Jaket Anti-UV? Dalam memilih Jake...

